Apa Tindakan Kita Terhadap Berbagai Gerakan Zionisme

Selasa, 22/12/2009 06:22 WIB |
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Saya membaca berbagai berita mengenai aktivitas organisasi yang bertujuan menghancurkan agama Islam ( maupun agama Samawi yang lain ). Yang ingin saya tanyakan, apa tindakan kita ( umat Muslim ) untuk mengimbangi gerakan penghancuran tersebut, apakah ada organisasi Muslim ” aliran murni” yang mampu mengimbanginya…?, Era Muslim memberitakan gerakan2 jahat atas agama Muslim.., adakah tindakan dari Era Muslim untuk meredam gerakan2 jahat tersebut…?
Atas perhatian & jawaban terhadap pertanyaan saya, saya ucapkan terima kasih sebelumnya.
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
Ardi.
Ardi
Jawaban


Wa’alaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh,
Saudara Ardi yang dirahmati Allah Swt. Zionisme merupakan salah satu gerakan utama Luciferian, dengan “kitab suci iblis” bernama Talmud yang amat sarat dengan pengajaran Kabbalah. Salah satu agenda besarnya adalah menciptakan The New World Order, satu tatanan dunia baru, seperti halnya yang terpahat di lembaran satu dolar AS berbunyi “Novus Ordo Seclorum”. Ini merupakan satu tatanan dunia baru di mana mereka menjadi TUAN dan manusia diluar mereka menjadi budak, dan semua agama langit hancur esensinya dan semua manusia pada akhirnya memeluk agama yang satu yakni Pluralisme. Siapa pun yang mengkampanyekan Pluralisme, maka disadari atau tidak, dia telah ikut dalam gerakan Dajjal tersebut.
Apa yang harus kita kerjakan, umat Islam lakukan, untuk menghadapi dan melawan gerakan Zionisme tersebut? Saya masih percaya ada banyak elemen di dalam ormas maupun lembaga lain yang ada di dalam tubuh umat Islam yang berjuang dengan sungguh-sungguh untuk melakukan itu. Saya tidak tahu apakah ada “organisasi aliran Islam Murni” sekarang ini. Yang saya tahu, siapa pun dia, jika dia berjuang di atas landasan Qur’an dan Sunnah, hanya meng-ilah-kan Allah Swt, hanya memberi loyalitas sepenuhnya kepada Allah Swt dan Rasul-Nya, maka dia insya Allah sudah berada di jalan Islam yang murni dan benar. Dia sudah berjuang di atas jalan al-haq.
Eramuslim sebagai situs berita Islam terdepan berusaha untuk terus menyebarkan informasi-informasi yang berkualitas demi kemashlahatan dakwah Islam di seluruh dunia. Eramuslim merupakan bagian dari perjuangan umat Islam di belahan dunia mana pun yang ingin melihat syariat Islam tegak di muka bumi, ingin melihat Islam sebagai agama yang satu di mana umatnya tidak terpecah-belah ke dalam firqah-firqah yang saling menuding satu dengan lainnya, ingin melihat Islam yang utuh yang berjaya kembali di negeri ini, dan melawan semua kejahatan atas agama ini, termasuk sangat menentang paham-paham Liberal di semua bidang, baik dibidang pemikiran (Jaringan “Islam” Liberal), maupun dibidang politik-ekonomi (Neo-Liberal). Karena ruang lingkup perjuangan Eramuslim di bidang informasi (perang pemikiran atau Ghouwz al Fikr), maka kami pun bergerak di bidang ini.
Adapun umat Islam lainnya, saudara-saudara kita semua, hendaknya juga berkhidmat di bidangnya masing-masing. Bagi yang masih berstatus pelajar, belajarlah dengan giat dan jauhilah pergaulan yang merusak. Jangan sekali-kali ikut-ikutan menonton pertunjukkan musik yang sekarang sedang gila-gilaan di gelar tiap pagi di berbagai pelataran parkir mall dan sebagainya, ditayangkan langsung oleh berbagai stasiun teve yang ada. Hanya ”generasi sampah” yang bisa menikmati pertunjukan musik seperti itu. Generasi muda Islam tentulah bukan generasi sampah. Perbanyaklah membaca buku-buku yang bermutu. Galilah dan carilah api al-Qur’an, jadi bukan hanya menghafal ayat demi ayat saja, tapi juga mengambil “api” atau intisari dari ayat-ayat al-Qur’an tersebut. Berkumpulah dengan teman-teman yang memiliki kehausan akan ilmu pengetahuan, dan saling berbagi ilmu-lah dengannnya. Masa muda adalah masa emas dalam belajar.
Dan satu lagi yang sekarang ini harus dicamkan baik-baik. Janganlah terperosok belajar agama dengan makelar-makelar politik, karena Antum semua akan diperalat dan ditunggangi demi kepentingan mereka semua. Mereka ini bagaikan kecap, banyak merknya, ada merk nasionalis, merk demokrat, merk fasis, merk agama, tetapi ya sama-sama kecap. Beda hanya di kemasan, tapi rasanya sama. Setelah kepentingan mereka tercapai, Antum semua akan ditinggalkan. Mendengarkan mereka sama saja mendengarkan tukang kecap. Tidak ada manfaat apa pun.
Seharusnya umat Islam bergerak dan berjuang demi kemashlahatan dakwah di semua bidang. Ini idealnya. Yang bergerak di bidang media, seperti Eramuslim, bergeraklah dengan lurus. Semua ormas Islam seharusnya memiliki media, setidaknya surat kabar, karena perang pemikiran tidak kalah pentingnya dengan perang konvensional. Bahkan Yahudi dan Hitler pun menyadari hal ini, mengapakah kita tidak?
Dan yang bergerak di bidang ekonomi, berjuanglah dalam mensyiarkan ekonomi lslam yang anti riba. Jangan cuma kemasannya yang sepertinya islami, tetapi tetap saja gemar dengan riba. Ketahuilah jika orang-orang yang gemar makan riba itu dosanya lebih besar dari seorang penzina! Naudzubillahi mindzalik.
Yang bergerak di bidang politik, seharusnya mensyiarkan Islam tanpa malu-malu dan tanpa sungkan-sungkan. Katakan jilbab itu jilbab yang harus menutupi seluruh aurat, bukan sekadar persoalan secarik kain. Katakan jika Islam itu suatu sistem Illahi yang Maha Sempurna dan tidak memerlukan isme-isme lainnya, bukan sekadar mesin pendorong gerobak yang mogok. Islam tidak akan pernah berkoalisi dengan liberalis (Neolib) yang nyata-nyata merupakan salah satu senjata iblis untuk menyesatkan umat manusia.
Rasulullah SAW selalu mendakwahkan Islam dengan jelas dan tegas. Tidak pernah berdakwah dengan kelewat genit dengan alasan apa pun. Take Islam Way or Leave it! Itu saja. Manusia berhak memilih jalan hidupnya, dan semuanya akan dipertanggungjawabkan masing-masing di hari akherat nanti.
Dan saat ini sesungguhnya ada satu jalan bersama dalam memperjuangkan Islam dan menolong saudara-saudara kita yang tengah ditindas oleh kaum kuffar di Palestina, Afghanistan, dan belahan bumi lainnya. Yakni dengan cara boikot, jangan mengalirkan uang yang kita miliki untuk membeli produk-produk dari perusahaan-perusahaan yang jelas-jelas menjadi donatur kaum Zionis.
Dalam kerangka ini, seharusnya umat Islam tidak menyerahkan sejengkal pun tanah dan kekayaan negeri Muslim kepada musuh-musuh-Nya. Tapi lihat yang terjadi di Indonesia! Gunung emas di Papua diserahkan kepada Freeport McMoran yang sampai detik ini masih saja bebas merampok isinya, sehingga yang tadinya berupa gunung emas kini menjadi lembah emas yang sangat dalam dan amat luas. Lalu mengapa pula cadangan minyak dan gas bumi yang sangat banyak di Cepu diserahkan kepada Exxon Mobile? Semua pihak yang turut andil dalam meloloskan hal ini sesungguhnya telah menjadi donatur Zionis dalam skala besar dalam memerangi perjuangan umat Islam di seluruh dunia. Hampir seluruh kekayaan alam Indonesia sekarang ini dengan leluasa dikangkangi donatur Zionis sejak lama, dan kita diam saja. Saya hanya ingin bertanya, “Ngapain saja dikau yang mengklaim diri sebagai politisi Islam?”
Mungkin ini dahulu jawaban dari saya. Fakta di dunia ini sekarang, Zionis telah menghegemoni hampir semua sisi kehidupan, sedangkan umat Islam nyaris tidak ada kekuatan penyeimbang yang berarti. Ini fakta, walau terdengar amat pahit. Hanya Allah Swt saat ini yang masih sayang pada kita sehingga di hari ini kita semua masih bisa berangan-angan, suatu saat kelak Islam akan tegak di muka bumi ini. Amien Ya Allah. Wallahu’alam bishawab. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: