Bibel Scofield, Penerbit Oxford dan Keluarga Rothschild

[The Scofield Bible, Oxford Publishing and the House of Rothschild]

Scofield-Reference-Bible

Oleh: Robert Singer

Seluruh Gerakan Orang Kristen Zionis berpedoman pada Catatan kaki dari Bibel Scofield. Bibel Scofield dibiayai oleh Keluarga Rothschild dengan tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan Agenda Zionis.

Eksklusif, Negara Israel Modern: Takdir, Keajaiban, atau Apa Yang Sebenarnya Terjadi

Daftar Istilah berikut berupa singkatan dan esai yang akan membantu pembaca untuk memahami bagaimana Theodor Herzl pada tanggal 29 Agustus 1897 meramalkan bahwa dalam lima puluh tahun akan ada negara Yahudi.

Zionisme: sebuah organisasi Yahudi yang percaya bahwa orang Yahudi membutuhkan bangsa mereka sendiri untuk menghindari penganiayaan.

Yudaisme: Orang Yahudi secara kolektif yang melaksanakan sebuah ajaran agama yang berdasarkan Taurat dan Talmud.

RothIsm atau Rothschildism: Inti dari Gerakan Zionis yang dirusak dan dikooptasi oleh Keluarga Rothschild dan agen mereka untuk memajukan Tata Dunia Baru. Pada tahun 1871 Albert Pike pendiri salah satu Perkumpulan rahasia Rothschild, Ordo Perfectibilists, mengintrodusir visi yang dijelaskan dalam suratnya tertanggal 15 Agustus 1871, secara deskriptif menggariskan rencana tiga perang dunia yang harus mendahuluinya dalam rangka mewujudkan Satu Tatanan Dunia.

albertpike
Albert Pike
“Perang Dunia Ketiga dihasut dengan memanfaatkan perselisihan-perselisihan antara Politik Zionis dengan Para Pemimpin Dunia Islam yang digerakkan oleh para agentur Illuminati. Peperangan diarahkan sedemikian rupa dengan mengadu-domba Islam dengan Politik Zionis (termasuk Negara Israel) yang akan saling menghancurkan, sementara pada waktu yang bersamaan negara-negara lainnya, dipecah-belah untuk saling bertentangan satu-sama lain dalam masalah ini, mereka akan dipaksa untuk berperang sampai kepada sebuah keadaan keleletihan yang paripurna baik secara pisik, mental, spiritual maupun ekonomi.” “Kita harus melepas kontrol atas Nihilis (maksudnya teroris) dan Atheis, dan kita harus memprovokasi terjadinya sebuah pergolakan masyarakat yang menunjukkan kepada bangsa-bangsa dampak buruk dari Atheisme mutlak, kekejaman yang orisinil serta huru-hara paling berdarah. Dimana-mana para warganegara berkewajiban untuk mempertahankan diri mereka sendiri melawan minoritas revolusioner dunia, membasmi penghancur peradaban, dan terhadap kekecewaannya oleh agama Kristen, yang kepercayaan ketuhanannya mulai saat itu akan kehilangan petunjuk atau arahan, lalu mereka akan menginginkan kepercayaan baru, namun tanpa mengetahui apa yang harus dipercayai, lalu kami akan memberi mereka petunjuk dengan menjelmakan doktrin universal murni Lucifer, yang pada akhirnya disebar luaskan kepada masyarakat umum.” [1]

RBZJ: Keluarga Rothschild Didukung Yahudi Zionis, singkatan digunakan ketika merujuk kepada siapa pun yang terhubung ke atau berkaitan dengan Keluarga Rothschild.

RAGENT: Singkatan untuk Agen Rothschild

Keluarga Rothschild (the Rothschild): Empirium keuangan global yang didirikan pada abad ke-18 oleh dinasti Khazar, sebuah suku bangsa yang tua sekali dari Georgia. [ 2 ]

Keluarga Rothschild mengendalikan sebagian besar kekayaan dunia dan perekayasa tersembunyi di balik semua bencana-sosial: Revolusi Perancis, Rusia dan Amerika, Komunisme, Kapitalisme, Perang Dunia dan Negara Modern Israel. Keluarga Rothschild bukan Yahudi sebagaimana dimaksud Alkitab dan tidak mempraktekan agama Yahudi.

Mel Gibson akan benar jika ia mengklaim, Keluarga Rothschild bertanggung jawab atas semua perang di dunia. Surat kabar Inggris, The “Labour Leader” pada 19 Desember 1891 menunjuk Keluarga Rothschild ketika mereka menulis:

Gerombolan penghisap darah ini telah menjadi penyebab kerusakan yang tak dapat dilukiskan serta kesengsaraan di Eropa selama abad ini, dan telah menumpuk kekayaan luar biasa yang terutama melalui mengobarkan perang antara Negara-negara yang sebenarnya tidak bermusuhan. Di mana ada masalah di Eropa, dimana saja beredar rumor perang yang menyebabkan pikiran laki-laki putus asa dengan rasa takut terjadinya perubahan dan bencana, Anda bisa yakin bahwa Rothschild, si hidung bengkok sedang mermainankan perannya dari suatu tempat di dekat wilayah yang sedang bergolak ( ibid, hal 12 ).

Dalam buku berjudul “Imperialism”, pengarang J.A. Hobson menulis: “Tidak akan terjadi Perang Besar dilakukan oleh negara Eropa manapun … jika Keluarga Rothschild dan para agen menentangnya” (ibid, p, 25).

Para “Pemimpin Partai Buruh” tidak menggunakan istilah Yahudi karena Rothschild adalah keturunan Khazar, mereka bukan keturunan Abraham.

Rothschild mendirikan dan mendanai gerakan Zionis untuk memajukan agenda Tata Dunia Baru. Pada konferensi Zionis pertama, Theodor Herzl, seorang agen Rothschild (Ragent) membuat Rothschildism jelas (RothIsm) bukan tentang menyelamatkan orang-orang Yahudi.

1st_Baron_Rothschild
Baron Rothschild
Sangat penting bahwa penderitaan orang Yahudi…. yang semakin lebih buruk… hal ini akan membantu dalam merealisaskani rencana kami….. Aku punya ide yang sangat baik…. Aku akan menimbulkan anti-Semit untuk melikuidasi kekayaan Yahudi…. Anti-Semit akan membantu kita, maka dengan demikian mereka akan memperhebat penganiayaan dan penindasan terhadap orang-orang Yahudi. Anti-Semit akan menjadi sahabat terbaik kita. [3]

Resolusi PBB [Majelis Umum 181]

Tanggal 29 Agustus 1897 Theodor Herzl, pendiri RothIsm pada Kongres Zionis Pertama meramalkan bahwa dalam lima puluh tahun akan ada negara Yahudi. Resolusi PBB (MU-PBB 181) membagi Palestina pada tahun 1947.

RothIsm adalah gerakan politik untuk mendorong orang Yahudi pindah ke Palestina, dilakuakn dengan kekerasan jika perlu. Semua orang Yahudi didorong, tidak masalah jika Anda dari keturunan Ibrahim, Anda datang ke Palestina atau yang lain.
Herzl
Theodore Herzl
Herzl memilih tahun 1947 sebagai akhir dari Diaspora dan kembalinya orang Yahudi ke “Tanah Suci”, apakah merupakan salah satu “kebetulan yang ajaib”, seperti orang yang sama memenangkan lotere selama tiga minggu berturut-turut, atau pembagian Palestina yang diselesaikan pada tahun 1947 merupakan bagian dari rencana Rothschild untuk Tata Dunia Baru, “dalam rangka kontrol total dan sepenuhnya atas seluruh manusia yang berada di planet ini dan secara dramatis mengurangi jumlah penduduk dunia sebanyak dua pertiganya.”

Perkumpulan Rahasia Rothschild, Illuminati Bavaria, Ordo Perfectibilists, Skull and Bones tidak lagi diklasifikasikan sebagai fiksi ilmiah pra-sejarah yang memiliki asal-usulnya dalam agama-agama kuno dan klenik: Jesuit, Ksatria Templar, Rosicrucian, Freemason dan Kabbalah.

Pada tahun 2003, 60 Minutes menayangkan sebuah segmen tentang Alexandra Robbins, dewan anggota New Yorker. Robbins, lulusan Yale, menembus dinding keheningan sekitar Skull and Bones, Perkumpulan Rahasia Rothschild cabang Amerika dan menulis buku best seller berjudul Secrets of the Tomb: Skull and Bones, the Ivy League, and the Hidden Paths of Power.

Anggota-anggota Skull and Bones termasuk beberapa orang yang paling kuat abad ke-20.

JP Morgan, John D. Rockefeller, Abraham Kuhn dan Solomon Loeb semua terhubung ke kekaisaran keuangan global Rothschild dan perkumpulan rahasianya. Mereka adalah anggota dari Federal Reserve, Bank of England, Perancis (Bank of Paris), dan Jerman (Deutsche Bank) atau dalam hal ini, setiap bank sentral di manapun di dunia.

RothIsm tidak juga secara diam-diam ketika Baron Edmond (Binyamin) de Rothschild mendanai pembelian 90.000 hektar lahan di Palestina yang mengintrodusir masa depan Israel, tanah tersebut awalnya digunakan untuk masyarakat pertanian. Setelah pemukim awal tiba, mereka ingin Rothschild untuk “melepaskannya.” Baron Edmond menjawab, “Aku ciptakan Yishuv, aku sendiri. Oleh karena itu tidak ada seorang pria pun, apakah penjajah atau organisasi memiliki hak untuk campur tangan dalam rencana saya.”

Lord Moyne, Menteri Negara Inggris di Kairo, pada tahun 1942 mencoba ikut campur dalam rencana Baron Edmond ketika ia menyatakan bahwa “orang-orang Yahudi bukan keturunan Ibrani kuno dan bahwa mereka tidak memiliki “klaim legitimasi” atas Tanah Suci. Dalam mendukung membatasi imigrasi Yahudi ke Palestina, Lord Mayone dituduh sebagai “musuh bebuyutan kemerdekaan Ibrani,” dan pada tanggal 6 Nopember 1944 Lord Moyne dibunuh oleh dua anggota Stern Gang (kelompok Yitzhak Shamir). [4]

Sebuah Negara Yahudi, merupakan penghujatan, Anda dapat menemukannya dalam Alkitab

Sebuah negara Yahudi dapat ditemukan dalam kitab Wahyu. Yohames, seorang Rasul Yesus di Pulau Patmos pada 90 AD, diperintahkan untuk “Menulis hal-hal yang telah dilihatnya, dan hal-hal yang sedang terjadi, dan hal-hal yang akan terjadi sesudah ini. ” Yohanes menulis:

Dan mereka akan menginjakan kakinya di kota suci selama empat puluh dua bulan (1279 hari). Dan saya akan memberikan kekuasaan kepada dua orang saksi, dan mereka akan bernubuat 1.260 hari, berpakaian kain kabung. Wahyu 11:2 &3

Herzl memprediksikan bahwa tahun 1947 PBB akan membagi Palestina, tapi Yohanes secara spiritual diangkat ke surga dan melihat bahwa kota suci akan diinjak selama empat puluh dua bulan dan diberikan kepada orang non-Yahudi hingga tahun 1967 (688 AD 1279 tahun), ketika di hari-hari pertama dalam perang Enam Hari, Yahudi menguasai Jerusalem Timur dan nubuat [Sackcloth] kain berkabung berakhir ketika mereka telah memiliki negara sendiri pada tanggal 14 Mei 1948 (688 M 1260 tahun). [5]

Sebuah “negara Yahudi” adalah pelanggaran terhadap ajaran agama Yahudi Ortodoks
Joel-Teitelbaum
Joel Teitelbaum
Rabbi Agung Joel Teitelbaum, percaya bahwa RothIsm adalah “karya Iblis, penistaan terhadap yang suci, sebuah penghujatan” dan Holokos, ia menangis, itu semua “merupakan akibat langsung dari RothIsm, sebagai hukuman dari Tuhan.”

Rothschild sangat menguasai sejarah agama Yahudi dan orang Yahudi, menurut Perjanjian Baru, Kristen memperlakukan dengan kejam dan menyalibkan Yesus Kristus dan sebagian besar pengikut awalnya. Gereja-gereja tradisional Amerika di abad ke-19 tidak akan pernah berpihak kepada pendudukan Yahudi atas tanah air Yesus.

Rothschild yang Didukung Yahudi Zionis (Rothschild Backed Zionist Jews – RBZJ) dan penipu Cyrus Scofield digunakan untuk mengubah Amerika dan orientasi keagamaannya dengan menggunakan Scofield Reference Bible dari Oxford University Press.
samuel-untermeyer
Samuel Untermeyer
Scofield, setelah dibebaskan dari penjara diperkenalkan kepada Samuel Untermeyer, Presiden Koren Hayesod, dan gerakan RothIsm di Amerika.

Untermeyer, seorang pengacara, berperan dalam mempersiapkan hukum Federal Reserve Bank pada tahun 1910, dan membiayai pembuatan Scofield Reference Bible.

Bibel Scofield memiliki ratusan catatan kaki yang mudah dibaca di pinggir dan di bagian bawah halaman yang menyesatkan, menyusun bagian-bagian dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru bersama-sama seolah-olah orang yang sama menulis keduanya pada waktu yang sama. Bukti yang paling meyakinkan mengenai pengaruh RothIsm dalam Bibel Scofield adalah catatannya sendiri, di bawah ini adalah contoh yang diambil dari Edisi Revisi 1967.

Untuk sebuah bangsa yang melakukan dosa anti-semitisme mengantarkan kepada penghakiman yang tak terelakkan.

Tuhan membuat janji tanpa syarat melalui keturunan Ibrahim yang diberkati kepada bangsa Israel untuk mewarisi suatu wilayah tertentu selamanya.

Faktanya tidak ada dosa anti-semitisme dalam Bibel dan Ibrahim tidak pernah mewariskan suatu “wilayah tertentu” untuk keturunannya.
robertson_pat
Pat Robertson

Pat Robertson dan Jerry Falwell menyelipkan kata “Yahudi” ke dalam Scofield pada Kejadian 12:3, “Dan Aku akan memberkati mereka yang memberkati engkau, dan mengutuk orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan diberkati ” dan dengan licik mereka menyimpulkan:
Falwell
Jerry Falwell
Tuhan telah memberkati Amerika karena Amerika telah memberkati Yahudi. Jika bangsa ini ingin ladangnya tetap putih dengan gandum, prestasi ilmiahnya untuk tetap penting, dan kebebasannya tetap utuh, Amerika harus terus berdiri dengan Israel.

John McArthur, seorang penulis dan pendeta di Grace Community Mega-Church memperkuatnya dengan menjelaskan “Perang Adil” untuk Perang Irak karena catatan Scofields “wilayah khusus”. Di CNN kepada Larry King ia mengatakan, “Perang Irak adalah ‘perang yang adil’ karena Irak tidak hanya menolak Injil Yesus Kristus, tetapi telah melakukan segala yang mungkin dapat dilakukannya untuk membasmi umat Tuhan, yaitu Israel.”
john_macarthur
John MacArthur
Robertson, Falwell dan McArthur mengabaikan prinsip utama Kristen karena Scofield,: Mencari perdamaian dan mengasihi yang memusuhi, “Damai sejahtera untuk Anda, dan mereka yang lemah lembut yang bekerja untuk perdamaian – daripada dengan kekuatan dan kekerasan – yang diberkati oleh Tuhan.”

Lalu ia akan berkata kepada mereka yang berada di sisi kirinya (Robertson dkk), “Hilanglah dari hadapanku, Anda yang dikutuk, ke dalam api kekal yang disiapkan untuk iblis dan penyokongnya. Ketika aku lapar, kamu tidak memberi apa-apa untuk kumakan, Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum apa-apa, Aku orang asing dan kamu tidak mempersilahkan Aku, Aku membutuhkan pakaian dan kamu tidak memberi pakaian untukku, Aku sakit dan di penjara, kamu tidak menjagaku.” “Mereka akan menjawab, ‘Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau orang asing atau membutuhkan pakaian atau sakit, atau dalam penjara, dan tidak membantu Engkau?” “Dia akan menjawab, ‘Aku berkata kebenaran kepadamu, apa pun yang kamu tidak melakukannya untuk salah satu yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya untuk Aku.” MT 25:41

Pra-milenialisme, Dispensasionalisme, Judeo-Kristen dan “Kristen Zionisme” semua mengandalkan catatan kaki Scofield “Kutukan diberikan kepada mereka yang menganiaya orang-orang Yahudi” untuk membenarkan perang terhadap Irak dan kekajaman serta pelanggaran Israel terhadap hak Palestina di Gaza dan Tepi Barat.[6]

Tidaklah mungkin untuk melebih-lebihkan pengaruh Cyrus Scofield dan the Oxford Press dalam abad kedua puluh pada keyakinan sektarian Kristen dan Yahudi. Dengan iklan dan promosi yang tidak terbatas, Bibel Scofield menjadi instrumen paling penting untuk menyebarkan pesan-pesan Zionisme Kristen: bahwa Negara modern Israel adalah pemenuhan nubuat Bibel.

Uganda Bukanlah Jerusalem

Pada tahun 1903, Joseph Chamberlain, Sekretaris Kolonial Inggris, mengajukan “Proyek Uganda”, sebuah pemukiman Yahudi di Afrika Timur, kepada Theodore Herzl. Herzl awalnya menolak gagasan itu hingga pada bulan April 1903 terjadi pembantaian Kishinev, the Medieval Outbreak di mana 49 orang-orang Yahudi Rusia tewas, 92 luka parah, 500 luka, ia merubah pikiran dan merekomendasikan solusi yang kontroversial sebagai langkah sementara.

Herzl tidak menyaksikan penolakan Rencana Uganda pada tahun 1905, termasuk diskusi lebih lanjut mengenai tanah air selain Palestina, Herzl tiba-tiba mendadak meninggal, saat itu ia berumur 44 tahun.

David Wolfson menggantikan Herzl tetapi ia gagal untuk meyakinkan Turki Muda untuk menyerahkan Palestina setelah Kekaisaran Ottoman runtuh. Selanjutnya menugaskan Dr Otto Warburg (terhubung dengan Paul dan Max, agen Rothschild ) dan gerakan itu di pindahkan ke Berlin.

Perang Dunia II berakhir tapi tidak untuk Palestina

Perang berakhir pada tahun 1945 dan setelah episode pahit dalam sejarah Yahudi para pengungsi dipindahkan dari tempat Pemusatan ke kamp-kamp Orang Terlantar sampai dunia bersedia untuk memberikan Tanah Palestina kepada korban yang selamat dari Holokos.

Ketika PBB memperdebatkan resolusi untuk membagi tanah Palestina, meski resolusi membingungkan, PBB menunjuk seorang mediator Count Folke Bernadotte.

Prinsip-prinsip dasar untuk mencegah korban tak berdosa dari konflik [Palestina tidak bisa disalahkan untuk Holokos] untuk kembali ke tanah air mereka, sementara Yahudi imigran membanjiri Palestina, lebih dari itu, mengancam secara permanen dan mengusir Arab Palestina yang telah hidup di sini selama berabad-abad menjadi pengungsi. “Dia menggambarkan,” penjarahan Zionis dalam skala besar dan menghancuran desa-desa [Palestina] dengan kekuatan melebihi yang dibutuhkan.

Laporannya (Dokumen PBB A. 648) diajukan pada tanggal 16 September 1948. Hari berikutnya Count Bernadotte dan asistennya dibunuh di wilayah Yerusalem yang diduduki oleh Zionis. [7]

Akhirnya Angkatan Laut Inggris menyerang 4.500 orang korban Holokos (“Exodus 1947”) dalam perjalanan mereka ke Palestina yang di fait accompli sebagai Negeri Rothschild.

Pada tanggal 14 Mei 1948, Mandat Inggris atas Palestina berakhir dan Rothschild telah mendirikan Negara Yahudi, yang terletak di satu-satunya tempat di dunia yang bisa mengalami benturan peradaban, Jerusalem.

Orang-orang Yahudi kembali ke “Tanah Suci” menandakan Armageddon.

Armageddon, pertempuran akhir, akan terjadi ketika ada pihak yang memperbesar the Dome of Rock. Oleh karena itu masjid kubah emas megah yang dibangun di atas situs Kuil Sulaiman (laknat kehancuran) adalah yang mencegah kembalinya Mesiah. Kristen dan Yahudi radikal percaya bahwa Kristus tidak akan datang kembali ke bumi hingga orang-orang Yahudi membangun kembali Bait Tuhan.

Haruskah the Dome of Rock dihancurkan, sesuai dengan itu untuk pertama kalinya dalam sejarah, berkat Sadaam Hussein ketika dia menghancurkan 90 persen dari wilayah Wetlands Irak, 200 juta orang dapat menyeberangi sungai Efrat untuk perang suci di Yerusalem. [8]

Sebuah perang yang akan membersihkan planet bumi dari jutaan orang yang dianggap tidak berguna.

Tata Dunia Baru impian Rothschild hanya membutuhkan 500 juta orang manusia untuk dijadikan budaknya.

Catatan: Ini adalah Bagian pertama dari beberapa artikel yang penulisannya dibantu oleh ME Young.

Footnotes:

1.
4. Cmdr. William Guy Carr: Quoted in Satan: Prince of This World, Albert Pike received a vision, which he described in a letter that he wrote to Mazzini, dated August 15, 1871. http://www.threeworldwars.com/albert-pike2.htm
2.
Shlomo Sand, When and How the Jewish People was Invented, Arthur Koestler, The Thirteenth Tribe, published in 1976.
3.
From the diaries that Theodor Herzl kept between 1895 and 1904 — Part I, pp. 16
4.
Original document in German Auswertiges Amt Archiv, Bestand 47-59, E224152 and E234155-58. Complete original text published in: David Yisraeli, The Palestinian Problem in German Politics 1889-1945 (Israel: 1947) pp. 315-317.
5.
The Mosque of Omar built in 688 A.D., The Dome of the Rock is the correct identification of the abomination of desolation. Biblical scholars acknowledge the words of Ezekiel who wrote, “I have appointed thee each day for a year.” http://canadafreepress.com/index.php/article/9109
6.
Reverend Jerry Falwell erroneously denied that many evangelicals opposed the U.S.-led war in Iraq. Appearing opposite Sojourners editor-in-chief Reverend Jim Wallis on the February 11 edition of FOX News’ Hannity & Colmes, Falwell called Wallis’s claim that “evangelicals around the world were against the war in Iraq” “baloney” and remarked: “You could fit your [antiwar evangelical] crowd in a phone booth.” After Wallis told Falwell that “there are evangelical Christians who don’t share your pro-war views,” Falwell replied, “I know — you and William Sloane Coffin.” Coffin is a longtime peace activist and former Yale University chaplain.
7.
For the assassination of Count Bernadotte see the report sent to the UN the same day as the attack (17 September 1948) by General A. Lundstrom (who was sitting in Bernadotte’s car). See also the book published by the same general for the 20th anniversary of the crime : L’assassinat du Compte Bernadottel, printed in Rome (pub. East. A. Fanelli) in 1970 under the title : ‘Un tributo a la memoria del Comte Folke Bernadotte’. Also Ralph Hewins’ book : ‘Count Bernadotte, his life and work’ (Hutchinson, 1948). And in the Milanese weekly Europa’, Baruch Nadel’s confessions (quoted in Le Monde, 4 and 5 July 1971).
8.
In 1994, 60 percent of the wetlands were destroyed by Saddam Hussein’s regime. They were drained to permit military access and greater political control of the native Marsh Arabs. Written By Robert Singer

Robert Singer is a retired information technology professional and an environmental activist living in southern California. In 1995 he and his cousin Adam D. Singer founded IPC The Hospitalist Company, Inc., where he served as chief technology officer. Today the company manages more than 130 practice groups, providing care in some 300 medical facilities in 18 states. Prior to that he was president of Useful Software, a developer and publisher of business and consumer software for the personal computing Industry.

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: