Rahasia Kehebatan Dukun (1)

TIDAK mudah menjadi dukun. Untuk bisa mendapatkan kesaktian, dukun tidak memperolehnya secara gratis dari jin, makhluk yang membantunya. Jin mau membantu mereka setelah dukun memenuhi persyaratan-persyaratan berupa persembahan, tumbal, atau melakukan ritual sesuai dengan bisikan jin yang dalam pandangan islam dipandang sebagai kesyirikan dan kekafiran. Hingga, terjadilah simbiosis antara kedua makhluk yang berbeda jenis ini sebagaimana dalam firman Allah di surah Al-an’am ayat 128.
Jin merasa senang karena manusia mengagungkannya setelah memberikan pertolongan kepada manusia, sedangkan manusia merasa senang karena dicukupi kebutuhannya dan dibantu urusannya. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Ibnu Khaldun , bahwa manusia tidak akan menjadi tukang sihir maupun dukun, kecuali dengan dua syarat dasar. Pertama mengabdi dan menjual dirinya kepada setan. Kedua, mendurhakai Allah.

Syeikh Wahid Abdus Salaam Bali mengungkapkan rahasia sebagian tukang sihir dan dukun dalam kitabnya ” ‘ash-shaarimul battar fii tashaddi lis saharatil asyraar”. Dimana tukang sihir menjadikan mushaf al-Qur’an sebagai alas kaki, kemudian masuk ke dalam WC dan di dalam WC inilah dia membaca mantera-mantera kekafiran. Kemudian keluar dan duduk di kamar lalu memerintahkan jin untuk hal-hal yang dikehendaki.

Syeikh Wahid menjelaskan sebagian cara dukun melakukan prakteknya, yakni :

Thariqatul iqsam (bersumpah atas nama jin atau syaitan)

Tukang sihir masuk ke dalam kamar gelap kemudian menyalakan api dan meletakkan sejenis dupa atau kemenyan di atas api tersebut, sesuai dengan yang diinginkan. Jika ia ingin menceraikan, menimbulkan permusuhan dan kebencian atau yang sejenisnya maka ia harus meletakkan kemenyan yang berbau tidak enak.

Jika ia ingin menimbulkan rasa cinta atau melepas ikatan (seorang suami yang terikat oleh sihir sehingga tidak bisa menggauli istrinya), atau membuang sihir maka harus diletakkan kemenyan yang berbau harum. Kemudian tukang sihir memulai membaca mantera kesyirikan yang mengandung sumpah kepada jin atas nama pemimpin mereka dan meminta kepada mereka dengan menyebut nama pemimpin lainnya , serta serta mengagungkan tokoh tokoh jin dll.

Setelah membaca mantera maka akan muncul bayangan berbentuk anjing, ular, atau bentuk lainnya kemudian tukang sihir memerintahkan untuk melakukan apa yang diinginkannya.

Thariqatudz dzabhi (memotong sesembelihan)

Tukang sihir mendatangkan seekor burung, binatang ,ayam, burung dara atau yang lain dengan sifat-sifat tertentu sesuai dengan permintaan jin, biasanya berwarna hitam karena jin mengutamakan warna hitam, kemudian menyembelihnya tanpa menyebut nama Allah, sembelihan itu dilemparkan ke tempat-tempat tinggal jin kemudian kembali ke rumahnya untuk mengucapkan mantera kemusyrikan dan memerintahkan jin sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Dalam cara ini terdapat dua hal kesyirikan yakni menyembelih untuk jin dan mengucapkan mantera kesyirikan untuk menghadirkan jin.

“Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah” (HR.Muslim)

“sesungguhnya mantera-mantera, jimat dan pellet adalah kesyirikan” (HR.Abu Dawud)

Thariqah sufliyah (melakukan penistaan)

Dukun yang menempuh cara ini mempunyai sejumlah pembesar setan yang siap menjadi khadam dan melaksanakan perintahnya, karena tukang sihir ini telah melakukan kekafiran dan kemusyrikan yang keji. Semoga Allah Melaknatinya.

Cara tersebut adalah sebagai berikut :

Tukang sihir, berdiri dengan menjadikan al-qur’an sebagai sepatunya kemudian masuk ke dalam WC dan di dalam WC inilah dia membaca mantra lalu keluar dan duduk di kamar dan memerintahkan jin untuk hal-hal yang dia kehendaki. Para jin pun segera mentaatinya dan melaksanakan perintah-perintahnya. Jin-jin itu demikian taat kepadanya karena dia telah kafir kepada Allah dan telah menjadi salah seorang saudara setan.

Tukang sihir yang menempuh cara ini sisyaratkan harus melakukan sejumlah dosa besar seperti zina, mencela agama, homoseksual, dan perbuatan lainnya yang diharamkan agar meraih ridhonya setan.

BERSAMBUNG

https://www.islampos.com/rahasia-kehebatan-dukun-1-86686/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: