Perzinaan Di mana-Mana (1)

Meluasnya Perzinaan Dan Dilakukan Secara Terang-terangan (1)islampos.com—HAMPIR setiap tahun kita selalu disuguhi oleh kabar tentang perzinaan. Baik dari artis-artis terkenal. Dari anggota DPR. Dari lingkungan tetangga. Dan semoga kita terhindar dari kabar dan kenyataan bahwa anggota keluarga kita terkena maksiat ini.

Era modern memang membuat setiap orang dapat berbuat sebebasnya, tanpa mempertimbangkan apakah perbuatannya itu termasuk dosa besar atau tidak. Fenomena saat ini yang membuat kita miris adalah merebaknya perzinaan. Kejahatan yang lebih spesifik disebut dalam Al-Qur’an dengan istilah Fakhisyah inilah yang menjadi batu ujian terberat manusia di akhir zaman.

Rasulullah SAW sendiri menjelaskan bahwa setiap umat manusia akan terkena fitnah, dan fitnah terberat umat beliau adalah fitnah wanita. Fitnah inilah yang menjerumuskan manusia dalam lembah dosa yang bila seseorang terus-menerus berkubang di dalamnya, maka ia akan sangat sulit untuk melepaskan diri darinya.

Zina dengan segala makna dan bentuknya adalah sebuah dosa yang memiliki varian yang sangat banyak. Rasulullah SAW menggambarkan bahwa setiap bagian vital tubuh anak Adam memiliki peluang untuk berzina. Tangan, kaki, mata, telinga, mulut, bahkan hatipun memiliki kesempatan yang sangat besar untuk terkena hukum ini, dan kemaluanlah yang akan membenarkan atau mendustakan semuanya. Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap bani Adam ada potensi berzina: maka dua mata berzina dan zinanya melihat, dua tangan berzina dan zinanya memegang, dua kaki bezina dan zinanya berjalan, mulut berzina dan ber zinanya mencium, hati berzina dan berzinanya cenderung dan mengangan-angan, sedang farji/kemaluan membenarkan yang demikian itu atau membohongkannya,” (HR. Ahmad)

Berkenaan dengan salah satu tanda akhir zaman yang membicarakan banyaknya perzinaan, kita bisa melihat beberapa riwayat berikut:

1.Rasulullah SAW bersabda:

“ Sesungguhnya, di antara tanda-tanda kiamat adalah… dan menyebarluasnya zina,” (HR. Bukhari)

2. Dari Abu Malik Al-Asy’ari bahwa ia pernah mendengar Nabi bersabda:

“Akan ada di antara umatku, beberapa kaum yang menganggap halal perzinaan dan sutra.”

3. Dijelaskan dalam Hadits An-Nawwas R.A:

“ Dan yang tersisa adalah seburuk-buruk manusia, mereka melakukan hubungan intim di dalamnya bagaikan keledai, maka pada merekalah kiamat akan terjadi.”

4. Lebih khusus tentang keadaan manusia di akhir zaman menjelang terjadinya kiamat, Rasulullah SAW menggambarkan dengan ungkapan berikut:

“ Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum pria mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, ‘ Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini.” (HR.Abu Ya’la)

5. Dalam riwayat lain disebutkan tentang salah satu isyarat dekatnya akhir zaman adalah merebaknya perzinaan dan dilakukannya perbuatan keji itu secara terang-terangan. Hal itu sebagaimana disebutkan Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya: ‘Dan fakhisyah (perbuatan keji, perzinaan) menyebar luas.

Sungguh benar apa yang beliau sabdakan, betapa nubuwat tersebut menjadi benar-benar kenyataan. Seks bebas barangkali sudah menjadi penyakit umat sejak dahulu. Umat-umat sebelum kita juga sudah terkena fitnah ini. Akan tetapi, apa yang kita saksikan hari ini benar-benar membuat bulu kita merinding, karena sudah sangat terbuka dan banyak jenisnya. (sa/sm/islampos/berbagaisumber)

BERSAMBUNG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: