Perzinaan Dimana-mana (2)

Meluasnya Perzinaan Dan Dilakukan Secara Terang-terangan (1)islampos.com– Apa yang kita saksikan melalui televisi atau internet membuat kita sangat-sangat khawatir jika kejahatan seks bebas itu sangat mungkin menimpa sebagian anggota keluarga kita. Betapa tidak? Sebuah hasil penelitian yang dilakukan di kota Jogjakarta terlepas benar tidaknya- diberitakan bahwa hampir 99% mahasiswi di kota pelajar tersebut sudah tidak lagi perawan. Kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan kota-kota lainnya juga menyuguhkan angka-angka yang sangat mengerikan.

Jika melihat apa yang terjadi di Negara barat, maka kondisinya jauh mengerikan. Setiap 39 menit, Amerika Serikat memproduksi satu film porno. Berarti, Berarti, rata-rata industri seks Amerika Serikat dalam 24 jam menghasilkan 36 rekaman video porno. Dalam setahun diestimasikan terdapat 13.140 film porno yang dibuat dan disebarkan ke seluruh penjuru dunia. Di Indonesia saja terdapat lebih dari 500 film porno yang diproduksi oleh anak-anak bangsa. Belum lagi banyak merebaknya video mesum ‘dadakan’ yang membuat gempar masyarakat Indonesia, parahnya lagi pelakunya mulai dari pelajar, selebritis, rakyat awam sampai kalangan pejabat negara.

Media-media yang ada saat ini demikian aktif memberitakan kepada kita tentang apa yang diprediksi oleh Rasulullah SAW. Jika dahulu perbuatan itu hanya dilakukan oleh sekelompok orang tertentu, maka hari ini kita menyaksikan bahwa ia menjadi menu sehari-hari kebanyakan orang. Bukan hanya kaum muda saja yang terjerumus dalam kekejian ini, bahkan yang paling mengerikan adalah perbuatan itu juga dilakukan oleh anak-anak yang belum baligh, termasuk kakek yang tua renta. Skalanya bukan hanya di perkotaan dan hotel berbintang, namun juga merambah di pelosok-pelosok desa dan tempat-tempat umum.

Penyebaran zina di zaman sekarang betul-betul missal dn merata, seluruh media berpacu untuk menggiring umat agar melegalkan perzinaan. Munculnya internet, HP plus kamera rekam, dan berbagai sarana elektronik lainnya makin memudahkan orang untuk berlomba-lomba menyebarkan kekejiannya. Di Indonesia, setidaknya ada 12 juta pengguna HP yang dilengkapi dengan fasilitas 3G yang dapat mengakses layanan dan content yang disediakan oleh provider. Sementara itu, tumbuh dan berkembangnya warung internet dan game center di berbagai kota di Indonesia menjadi pusat bermain anak muda. Mereka menghabiskan waktunya untuk menyambangi tempat-tempat tersebut setelah sekolah atau saat larut malam. Waktu tak lagi dipedulikan. Internet dan game center menjadi sarana hiburan 24 jam. Mereka menjadi pecandu berbagai khayalan digital, bahkan membentuk komunitas sosial cyber lewat ruang-ruang Chatting online, Friendster, Yahoo, Google, Blog, You Tube, dan tentu saja Cyber Sex Entertainment.

Akibat dari merebaknya perzinaan, maka tak ayal rangkaian azab menimpa negeri kita. Rakyat sudah lupa dengan kewajiban mereka untuk tunduk dan taat kepada perintah Allah Swt. Mereka malah lebih mengikuti tuntutan syahwat dan hawa nafsu. Kita renungkan salah satu sabda Rasulullah Saw. “Bila Allah Swt. Murka kepada suatu kaum, maka kaum itu akan ditimpa azab. Harga-harga barang menjadi mahal, kemakmurannya menjadi surut, perdagangannya tidak mendapat untung, hujan sangat jarang turun, sungai-sungainya tidak mengalir, dan penguasanya adalah orang-orang yang rusak akhlaknya.”

Sudahkah semua itu terjadi di negeri kita tercinta? [sm/islampos/arrisalah]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: